Cerita akhir sebagai mahasiswa tingkat akhir part 1

 Mungkin kalian juga akan bertanya, lu masuk kuliah tahun 2015 tapi kok lulus tahun 2020? :)))) ini adalah jawabannya.. 

Jadi cerita ini cukup panjang tetapi begitu mengesankan dengan perjuangan senang maupun sedih. Berawal pada awal tahun 2018 dimana gue ketika itu semester 6 sudah diberikan penyuluhan tingkat akhir untuk memilih penelitian atau magang. FYI, departemen AGH untuk percobaan tingkat akhir yang dibuat skripsi dibagi menjadi dua bisa penelitian atau magang di perusahaan perkebunan dalam negeri atau luar negeri. Ketika itu angkatan gue yaitu angkatan 52 luar negeri hanya satu pilihan yaitu ke Belanda.. waw Belanda cuy hehehheee... Jujur saja ketika itu gue bingung, penelitian dan magang itu hampir sama hanya saja magang tidak begitu kompleks karena sudah jelas waktunya yaitu satu bulan pertama akan menjadi buruh tani kemudian bulan berikutnya akan menjadi asisten mandor kemudian supervisor. Gue terus bertanya pada dosen akademik gue mana baiknya. Waktu itu gue ngebet mau magang, gatau kenapa gue tertarik sama yang namanya perkebunan pisang yang terkenal di Lampung yaaa sebenanrnya gue pengen banget kerja di sana sih heheee kemudian saat gue berpikir panjang gue ingin penelitian biar tidak jauh dari Bogor karena lumayan juga jika dihitung-hitung. Pada beberapa hari mendekati hari H pemilihan atau penentuan ingin magang atau penelitian dan dosennya siapa. Oh ya di departemen AGH itu pemilihan topik dan dosen secara rebutan sama seperti mengisi KRS jadwal kuliah siapa cepat dia dapat. Saat itu dengan berpikir lebih dalam dan berpikir panjang gue memutuskan untuk penelitian, mengenai topik saat itu gue membuat cadangan gue menginginkan dosen A seorang pemulia dengan topik cabai tidak tahu mengapa pikiran itu terlintas gue suka cabai dan ketika mata kuliah persilangan cabai gue berhasil jadi yaa itu alasannya. Topik cadangan lainnya gue memilih dosen yang ahli tanaman buah. Kenapa tanaman buah? karena gue sangat menyukai buah terlebih alasan awal gue memilih jurusan ini adalah karena buah. Hari H pemilihan beberapa menit sebelum portal dibuka tidak tahu mengapa yang terlintas dipikiran gue itu buah pisang dan gue mencari jurnal-jurnal pisang sampai akhirnya gue menemukan judul satuan panas pada pisang, gue tertarik sangat tertarik kemudian gue juga meihat dosen pembimbingnya siapa dan waw lumayan juga dosennya heheeee. Mulailah portal tersebut dibuka dan jengjeng benar saja dosen ahli cabai yang gue mau sudah penuh slotnya, pantas sih karena dosen tersebut sangat disukai. Tanpa berpikir panjang, gue langsung klik tombol search dan langsung mengetik pisang munculah topik pisang yang gue harapkan dan gue langsung mengambilnya dan yaaa alhamdulillah topik itu menjadi topik skripsi gue. 

Enam bulan berlalu dan gue kini semester 7 di penghujung akhir tahun 2018, sungguh hari demi hari sangat sibuk buat gue karena akhir pengurusan organisasi yang direpotkan dengan laporan akhir atau laporan pertanggungjawaban. Gue yang kala itu sama-sama menjadi atasan di dua organisasi yang berbeda cukup agak kewalahan. Di satu sisi gue sebagai sekretaris biro harus membuat laporan kegiatan mulai dari notulensi rapat, rekapan surat masuk-keluar, ditambah pencapaian target yang digabungkan dengan laporan keuangan untung rugi dan evaluasi. Di sisi lain gue yang memikul jabatan sebagai bendahara umum harus membuat laporan akhir keuangan kegiatan, semua uang yang masuk dan keluar beserta iklan harus dilaporkan. Belum lagi semester 7 yang setiap minggunya pasti ada laporan dan bahkan banyak laporan yang diletakkan di akhir, walaupun mata kuliah tidak sepadat semester yang terdahulu tetapi laporan praktikum cukup banyak ditambah lagi diharuskannya kolokium. Tiap hari gue berangkat kuliah jam setengah 7 kemudian lanjut kuliah, jika ada jeda gue isi dengan menyicil laporan-laporan hingga akhirnya gue pulang selalu malam karena ada rapat di mala hari. Kebayangkan lumayan lelahnya hehheee tetapi gatau kenapa gue seneng ajah jadi orang sibuk wkwkw. 

Laporan demi laporan alhamdulillah terselesaikan satu per satu dengan lancar kemudian gue dihadapkan untuk kolokium.. uhhh waw perjuangan untuk bisa kolokium lumayan, terutama bertemu dnegan dosen pembimbing yang bersangkutan, jujur gue takut dengan dosen gue hehehheee tetapi dengan teman-teman satu perjuangan dan satu perbimbingan gue akhirnya berani untuk bertemu dengan beliau beliau berkonsultasi hingga akhirnya tanggal 26 Desember 2018 gue melaksanakan kolokium. Ya pada hari di mana sudah mulai libur akhir tahun dan libur untuk menghadapi ujian akhir jadi memang tidak banyak yang datang dan yang datang hampir seluruhnya adalah teman angkatan gue. Ada cerita saat gue kolokium yaitu suara gue yang menggelegar seperti sedang demo (kata teman gue) wkwkw dan semuanya lancar biasanya gue agak malu gitu jika berbicara di depan umum tetapi mungkin ketika itu gue sudah terbiasa karena beberapa minggu sebelumnya gue diberi amanah menjadi MC dan moderator ketika persentasi kelompok jadi yaa mungkin karena itu jadi gue yaudah terbiasa hehehhee. Senang ketika itu tetapi sebenarnya hari gue merasa ada yang ganjal, tanggal 26 Desember itu hampir saja gue batalkan karena gue mau pulang, hati gue waswas, lu masih ingat tanggal 22 Desember 2018? tepat di tanggal itu ada kejadian tsunami di tanjung lesung hingga carita akibat aktifnya krakatau walaupun rumah gue jauh dari tempat tersebut tetapi suara boom dari krakatau dan getaran seperti gempa dan abunya kena tempat gue. Gue kepikiran orang tua gue kala itu jadi gue mau pulang tetapi orang tua gue menahan gue untuk selesaikan dahulu kolokiumnya baru abis itu pulang. Gue juga bersyukur karena organisasi gue tidak cukup dana untuk melakukan farewell party di tanjun lesung. Awalnya organisasi gue merencanakan untuk farewell party di tanjung lesung yang begitu buka pintu villa langsung ketemu pantai. Entalah jika gue beneran ke sana mungkin gue pulang hanya nama. Kemudian organisasi gue memutuskan untuk farewell party di bogor saja dengan menyewa villa yang tidak jauh dari IPB di bulan berikutnya yaitu setelah UAS (Ujian Akhir Semester). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

gaje beut

kenangan

Batu