Kok kamu... sih?
Bisa kalian tebak kata yang dapat mengisi kekosongan kalimat tersebut? Kalimat ini merupakan kalimat yang biasa digunakan untuk menanyakan apprearance's someone, yaa, tidak lain dan tidak bukan tentang body shaming. Pasti semua orang mengalami hal tersebut. Mulut nitizen ini sungguh pedas memang.. Gue juga pernah mengalaminya bahkan sering. Dari kecil gue selalu diolok-olok karena penampilan gue. Gue akui memang kepala gue lebih besar ketimbang orang lain dan lebih besar dari badan gue seharusnya tetapi apakah itu salah? gue adalah makhluk hidup, manusia, sama seperti kalian hanya saja Tuhan memberikan lebih itu di kepala gue. Bertahun-tahun gue mencoba ikhlas dengan olokkan tersebut, menyakitkan sungguh menyakitkan apalagi untuk anak kecil. Tidak jarang gue selalu bertanya dalam hati dan bertanya pada Tuhan, "Tuhan, kenapa gue seperti ini? kenapa gue dilahirkan seperti ini? Apakah gue dilahirkan hanya untuk diolok-olok oleh makhluk hidupmu yang lain?". Kemudian saat g...