Postingan

yeah.. This is ME

MY STORY IN LAMONGAN YEY!

 mulanya awal bulan febuari tanggal 6 tepatnya.. ih waw kesan pertama kali menginjakkan kaki di Lamongan hmm biasa saja udaranya hampir sama dengan Kediri. Sesampainya di rumah teman gue, kami disambut dengan bersih2 rumah dahulu karena rumah yang kami tempati bukanlah rumah utama jadi kami di rumah kakek dari teman gue.. Malam harinya kami mengitari komplek sekaligus berjalan-jalan ke alun-alun yang tidak jauh dari ruma teman gue yaa sekitar 1 km lahhh.. bagi gue jarak segitu cukup dekat hehehehhe.. di Alun-alun yaaa biasa alun-alun adalah tempat kulineran jadi kami berkeliling sekaligus bercada tawa bersama sembari menghabiskan jajanan kami.. pulang dari alun-alun kami mencoba tahu petis.. tahu petis itu hampir sama dengan ketoprak hanya saja ia menggunakan bumbu petis hitam hasil fermentasi udang.. seujurnya itu kali pertama gue mencoba tahu petis dan gue udah jatuh hati wkwkwk.. keesokan harinya kami berniat untuk jalan-jalan ke Gresik, hanya saja hujan seharian jadi kami menga...

Cerita di Kampung Inggris 2

 Hm.. pasti kalian akan menunggu keberlanjutan cerita gue ya? Baiklah cerita berikutnya adalah peralihan kelas, sebenarnya ketika di kelas basic, gue adalah kelas A namun ketika kenaikan kelas, gue dipindah ke kelas B, cukup bertanya2 namun gue biasanya ajah toh sudah dekat dnegan semua wkwk.. dahulu ketika gue di kelas A, hanya gue sendiri yang dari satu camp, 4 teman gue semuanya kelas B jadi begitu tahu gue jadi kelas B yaa pasti mereka seneng hahha karena tugas pr yg diberikanpun sama biasanya gue beda sendiri..  Ok teman di kelas B tuh begitu waw kocak semua sampai bingung jelasinnya, mungkin bisa dibilang semuanya receh sihh dan punya ide ajah buat ngelawak tapi karena itulah kami jadi dekat bahkan dengan tutornya sendiri.  Hm.. beralih dari cerita gue yang sempet tabrakkan terus jadi pincang ih waw gue gk bisa keluar jauh dengan berjalan kaki karena nyeri namun kalau menggunakan sepeda it's ok ok ajahhh.. bahkan keluar yaaa deket lahh yaa berjarak 100 m ajah gue ha...

Cerita di Kampung Inggris chapter 1

 Pare, 28 November 2021 menapakkan kaki di daerah yang tahun lalu pernah gue kunjungi walaupun hanya sesaat so tempat ini tidaklah asing bagi gue hehheee.. sesampai di sana ya biasalah meminjam sepeda karena mayoritas orang yang belajar di kampung inggris itu transportasinya mengandalkan sepeda.. setelah itu baru diantarkan ke tempat kursus dan camp. Awalnya gue males untuk tinggal di camp karena fasilitasnya namun setelah gue pikir2 kalau tinggal di camp dan it pasti satu lembaga akan lebih mudah untuk dekat lebih mudah komunikasinya jadi yasudah..  Pertama kali datang di camp waw lumayan rame, mendapatkan kamar namun saat itu belum ada teman kamar yang menemai hehhe akhirnya gue bersih2 kamar and unboxing koper dll biasa cwe.. lalu berkenalan dengan teman samping dan depan kamar cukup excited karena mereka dahulu yang berkenalan dengan gue seru apalagi ketika tahu seangkatan sama lu dan seumuran sama lu hehhe kemudian gue berkeliling camp melihat kamar mandi dan tempat lainn...

Quarter life makes person be cursed?

 --- Quarter life? Hmmmm bisa dikatakan seperempat abad.. biasalahh anak zaman now semua di bule2in gitu but for me, somehow agak bule2 dicampur indo English apik jugaa dahulu zaman gue SD yg ngoomong campur2 pasti dibilang. “sok bule lu!” atau “ih kayak cinta laura”.. dan perkataan itu juga yang buat mental cinta laura down dan pada akhirnya dia sekarang bintangnyaa.. jadi gini teman.. perkataan lu sekarang harus disaring2 yaa Ok!.. Gue ada cerita tentang quarter life.. cenderung ke pertanyaannya.. jadi ketika umur gue baru banget seperempat abad alias 25 tahun bulan januari lalu.. wahhh pas session speaking materi give opinion each other temen gue tiba2 kasih gue pertanyaan ttg quarter life.. “How do face the quarter life? Give some opinion about it because now you are in quarter life?” di situ gue melihat semua mata tertuju pada gue padahal gak semua orang di kelas gue itu tau kalo umur gue udah segitu.. Lu tahu saat dengar pertanyaan itu dan ditunjukkan ke gue.. hati gue me...

WHAT I got during five months?

  27 November 2021 gue memberanikan diri untuk ambil program 5 bulan itu dan pergi meninggalkan rumah untuk kembali ke tempat yang pernah gue singgahi tahun awal 2020. Awalnya memang berat karena gue harus jauh dari orang tua dan rumah tempat paling nyaman namun di luar kurang nyaman dengan persepsi yang gue gak mau dengar itu terlebih perkataan bahwa gue gagal. Gue pergi karena ingin belajar improve my skill in English dan gue pengen healing karena gue masih menganut semua biarkan waktu yang menghapuskan. Lambat laun rasa sakit itu menghilang hanyut karena gue bersama dengan teman-teman yaaa walaupun mayoritas lebih muda dari gue. Waktu berjalan banyak kejadian    senang sedih yang gue rasakan, di sana gue juga melamar pekerjaan sana sini namun yaa masih sama, gue berusaha buat move on!. 5 bulan berlalu dan mengharuskan gue pulang kembali ke dunia nyata.. 50 50 perasaaan gue, kenapa? Di sisi lain berat rasanya untuk pulang karena seperti membuka luka lama ditambah deng...

spill my essay briefly

 postingan sebelum ini, bukan postingan baru sebenarnya sudah gue siapkan ketika gue berada di kampung inggris hanya saja gue belum kuat untuk upload yaaa semua butuh waktu, kali ini gue bakal cerita bagaimana gue daftar yang dibilang beasiswa di kampung inggris heheh.. kenapa gue bilang begitu? yaaa karena engga 100% beasiswa masih tetep bayar. Jadi di persyaratannya itu adalah lu buat essay tentang masa depan lu atau kontribusi apa untuk negeri ini.. nah basic gue adalah pertanian so mustly gue bahas tentang pertanian dong.. dan ini relate banget sama penelitian gue hehhe Yup! tentang pasca panen buah.. intinya gue ingin orang lain itu tidak memandang rendah pertanian, pertanian bukan hanya lu kotor2an gitu.. dan pertanian bukan identik dengan masyarakat kelas bawah.. big no for those!.  pertanian yang dalam arti sebenarnya itu luas cuy, bukan tentang tanaman ajah, tentang sosial ekonomi dan yaaa beberapa politik.. heheh gue kurang suka dengan politik karena yaaa lu pasti ta...

Mencoba ikhlas

  Butuh waktu sebulan untuk melupakan apa yang telah terjadi. Benar saja aku adalah orang yang keempat dan yang diambil hanyalah tiga orang. Awalnya aku menolak aku tidak terima karena beberapa hal tetapi kini yasudah lahh mungkin belum rezeki aku tahun ini, mungkin tahun depan, mungkin aku belum banyak beribadah aku masih suka malas2an, mungkin kali ini aku belum beruntung. Aku sudah melupakan karena aku percaya pasti akan ada hal yang terbaik yang Allah persiapkan jadi yasudahlah. Benar memang biarkan waktu yang berjalan sejalan dengan melupakan apa yang terjadi. Sedih kecewa sudah pasti hingga kini aku bangkit dan berani untuk kembali.   Jika ada yang bertanya, di mana kamu kini?. Jujur setelah kejadian itu aku belum bisa menjawab, aku ingin ketenangan melupakan hal itu karena aku yakin waktu bisa membuat aku mengikhlaskannya. Sekarang aku akan menjawab aku ada di mana. Kini aku ada di salah satu bagian kampong   yang cukup terkenal yaitu “kampung inggris”. Lho kok...