Cerita di Kampung Inggris chapter 1
Pare, 28 November 2021 menapakkan kaki di daerah yang tahun lalu pernah gue kunjungi walaupun hanya sesaat so tempat ini tidaklah asing bagi gue hehheee.. sesampai di sana ya biasalah meminjam sepeda karena mayoritas orang yang belajar di kampung inggris itu transportasinya mengandalkan sepeda.. setelah itu baru diantarkan ke tempat kursus dan camp. Awalnya gue males untuk tinggal di camp karena fasilitasnya namun setelah gue pikir2 kalau tinggal di camp dan it pasti satu lembaga akan lebih mudah untuk dekat lebih mudah komunikasinya jadi yasudah..
Pertama kali datang di camp waw lumayan rame, mendapatkan kamar namun saat itu belum ada teman kamar yang menemai hehhe akhirnya gue bersih2 kamar and unboxing koper dll biasa cwe.. lalu berkenalan dengan teman samping dan depan kamar cukup excited karena mereka dahulu yang berkenalan dengan gue seru apalagi ketika tahu seangkatan sama lu dan seumuran sama lu hehhe kemudian gue berkeliling camp melihat kamar mandi dan tempat lainnya dan cukup dapat dikatakan baik lah yaaa dan akibat seharian dari kemaren bahkan belum mandi, gue memutuskan untuk mandi dan bersih2 diri setelah selesai, balik ke kamar dan wah satu orang teman kamar gue datang.. bagian camp berkata bahwa kamar gue bakal diisi 3 orang hm sempat berpikir sepertinya akan sempit sekali.. namun yasudah lahh yaa jalani dulu.. kedatangan teman kamar ini sangat buat gue seneng and her as well.. kami bercerita panjang lebar terlebih kami satu kelas jadi semua-muanya bakal bareng..
Hari pertama kelas wahhh gue melihat lagi manusia2 yang begitu antusias untuk belajar dan seperti pada umumnya hari pertama kami ada pretest kemudian yaaa biasanya berkenalan satu sama lain.. sangat menyenangkan mengapa? akhirnya gue bisa pake jurus andalan gue yg gue pake dari zaman kuliah yaitu SKSD senang bisa dekat dan mereka semua oh ya waktu itu kelasnya berisi 18 orang kurang lebih gue rada lupa kelasnya itu campur ada yang program 5 bulan ada yg haya 3 bulan bahkan hanya ada 1 bulan saja.. Semua orangnya seru-seru dan gue yakin mereka dapat diandalkan layaknya teman hehheee..
Sesampainya di camp, gue kaget karena kamar sebelah tiba2 ada orangnya dan dia lagi bersih2 kamar secara keseluruhan kemudian datang lagi satu temannya kami bercerita hingga lupa cerita kami hampir sama dan tujuan awal kami hampir sama yaitu selain belajar adalah healing dan kami menangis besama.. dia adalah seangkatan denganku walaupun dia lebih tua satu tahun denganku.. yup hari demi hari kami lalui sekarang teman kelas dari satu camp denganku sudah ada 5..
Tepat yaa sebulan dari gue sampe tepatnya 25 Desember, gue merasakan hal yang paling gue takuti hehhe.. yaitu tabrakan you know? tidak ada yg tahu pasti yang salah itu siapa yaaa intinya gue salah dan bapak bemo (becak motor) juga salah, mungkin gue yg kurang hati2 dan kurang memperhitungkan kecepatan dan belokkan dan terjadilah tabrakan itu dan yasudahh gue terjatuh dan terdorong oleh becaknya namun gue sempat minggir tetapi sepeda gue tetap melaju dan berhenti di plang orang jualan boba kejadiannya dekat al-amin depan jalan dahlia mungkin kalian ada yang tahu.. ketika semua antara sepeda dan bemo berhenti yaa bapaknya marah2 gitu gue cuma bisa minta maaf kemudian salah seorang saksi mendakati kami unutk menyudahi ini dan bilang bahwa semuanya salah dan akhirnya si bapak meminta maaf juga padaku.. lu tahu??? gue gk bisa berkata apapun hanya bisa berkata istighfar hehhe dan maaf kemudian teman gue menghampiri karena awalnya kami bersama lalu menanyakan keadaan gue sembari membangunkan sepeda gue yang keranjangnya sudah penyok.. gue cukup shock dengan kejadian itu dan bertanya2 tadi itu kenapa yaaa? gue seperti orang linglung asli untungnya ada teman gue kemudian kami pulang gue bersyukur karena sepeda gk rusak apa2 hanya keranjangnya saja yang penyok ketika gue mengayuh sepeda entah kaki gue kok merasa nyeri dan gue hanya terdiam dan menlanjutkan perjalan untuk ke camp.... oh yaa sebelum kejadian ini jumlah kami adalah berenam namun yang lain pulang duluan dan menyisakan kami berdua..
Sesampainya di camp, gue mendapati teman2 gue lagi di kamar, ada yg sedang bermain hape dan ada yg sedang tidur, awalnya gue heran kok kaki ini kemeng ketika berjalan malah gemetar lalu gue ke kamar dan cerita sama mereka bahwa gue abis tarbrakan awalnya mereka tertawa wkwk karena mungkin suara gue layaknya tidak terjadi apa2 dan bercerita sambil tersenyum sebenanrnya gue menutupi rasa sakit pada kaki.. karena abis tabrakan kaki gue sakit dan gue juga kebelet jadi gue ke kamar mandi sekaligus mengecek dan benar saja.. ternyata ada memar di paha kiri cukup besar dan membiru dan itu lah yang menyebabkan kaki gue kemeng dan berakhir gue pincang, bukan hanya itu ketika gue mandi, gue manyadari daerah perut sebelah kiri seperti ada merah2 dan rada gatal setelah mandi muncullah bentol yang seperti ada isinya air.. wahh kebayangkan rasanyaaa kaki pincang dan gue gatal kemudian keesokkan harinya gue bertanya dengan mama dan kemungkinan besar itu adalah herpes atau cacar ular biyuhhh mantap sekali dan kemungkinan besar itu dibawa dari bemo yang kemungkinan membawa virus tersebut dan sebelumnya daerah pinggul kiri ke bawah memang kontak erat dg bemo ketika kecelakan itu. Awalnya gue gamau ceritain ini ke mamah karena pasti akan khawatir tapi yaaa mau gimana semuanya kan harus diceritain kaget awalnya namun setelah tau gue gk kenapa-napa dan gue kirim foto lukanya beliau memaklumi dan menasehati untuk lebih berhati2 lagi..
Keesokkan harinya dan yeay! gue udah naik tingkat dari beginner jadi intermediate.. saat kelas gue gak bisa duduk sila dan sebagainya hanya bisa selonjoran wkwk serasa jompo gt yaa tapi jujur sakit banget ketika kaki kiri harus menekuk, hampir semua teman gue memakluminya karena tahu dan yang tidak tahu bersikap biasa saja karena biasanya gue juga duduknya sesuka hati.. oh yaa lembaga gue itu duduknya lesehan mungkin hampir semua lembaga duduknya lesehan deh tp gatau juga yaaaa.. setelah selesai kelas, gue memutuskan untuk periksa dan mengobati dugaan herpes ini ditemani oleh salah seorang teman gue dan benar dugaannya klo gue kena herpes namun suster dan dokternya cukup heran karena umumnya penyakit ini mengakibatkan penderita pusing, lemas dan panas dingin meriang namun gue tidak merasakan itu semua hehhee.. gue diberi obat yang cukup banyak.. gamau gue sakit itu lagi obatnya banyak dan besar2 butuh perjuangan untuk menelannya kawan.. mengenai kaki akibat kecelakaan, gue hanya memakai bahan2 tradisional saja mengikuti anjuran orang tua dan teman yaitu menggunakan minyak tawon, istiratin kaki dan menggunakan salep unutk daerah memar.. dan penyakit herpes karena dia adalah virus jadi harus benar2 dijaga untuk itu gue bisa 3-4 kali mandi dalam sehari setelah itu rajin minum obat dan pakai salep kurang lebih 1 minggu penyakit itu hempas begitupun dengan memar akibat kecelakaan, obatnya adalah rajin olahraga walaupun hnaya perenggangan terutama di kaki.. 2 minggu setelah semua kejadian ini gue jadi suka lari tiap sabtu atau minggu dan berkeliling sepeda kembali.. jadi sebenanrnya gue itu kalau di pare sukanya menjelajah ngebolang gitu pakai sepeda keliling ajah pake sepeda jadi lumayan tahu jalan gitu hehheee.. dari awal pertama kali pun samaaa.. dan hikmah dari kejadiain ini yang dapat gue ambil adalah gue jadi bisa istirahat lalu lebih menjadi diiri terutama kebersihan badan itu sih hehhee..
Due to kebanyakan klo gue ceritain semua di sesi ini Thus next gue bakal cerita lagi tentang cerita gue di kampung inggris yang lainnya yang gue alami 😉
Komentar
Posting Komentar