WHAT I got during five months?
27 November 2021 gue memberanikan
diri untuk ambil program 5 bulan itu dan pergi meninggalkan rumah untuk kembali
ke tempat yang pernah gue singgahi tahun awal 2020. Awalnya memang berat karena
gue harus jauh dari orang tua dan rumah tempat paling nyaman namun di luar
kurang nyaman dengan persepsi yang gue gak mau dengar itu terlebih perkataan
bahwa gue gagal. Gue pergi karena ingin belajar improve my skill in English dan
gue pengen healing karena gue masih menganut semua biarkan waktu yang
menghapuskan. Lambat laun rasa sakit itu menghilang hanyut karena gue bersama
dengan teman-teman yaaa walaupun mayoritas lebih muda dari gue. Waktu berjalan
banyak kejadian senang sedih yang gue
rasakan, di sana gue juga melamar pekerjaan sana sini namun yaa masih sama, gue
berusaha buat move on!.
5 bulan berlalu dan mengharuskan
gue pulang kembali ke dunia nyata.. 50 50 perasaaan gue, kenapa? Di sisi lain
berat rasanya untuk pulang karena seperti membuka luka lama ditambah dengan
perkataan yang mungkin lebih dnegan pertanyaan.. di sisi lain gue rindu orang
yang ada di rumah gue.. yup intinya gue hanya rindu orang yang ada di dalam
rumah yaitu ortu gue, bukan lingkungan atau suasananya.. heuh.. tapi mau gimana
lagi smeua harus gue hadapi,,
Lu tahu saat gue pulang benar
pertanyaan itu adaaa.. namun berganti, gue sangat menyesali ketika ortu gue
harus berbohong bahwa gue pergi karena dapat pekerjaan sedih rasanya mereka
harus berbohong demi menutupi yang islahnya kegagalan gue.. ortu gue berbohong
agar gue gk sedih lagi gk down ketika pertanyaan itu ada, “mbak ika, sudah
lulus kan?, kok di rumah ajah? Belum kerja tah? Kan lulusan IPB masa belum
kerja sihh.. bla blabalaa blaaaa yaaa begitulah omongan manusiaaaaa.. benar
memang kata pepatah lidah itu lebih tajam daripada belati.. sakit rasanya tapi
yasudah lahhhh,,
Selama 5 bulan gue berada di kampong
inggris, gue sadar masih ada orang yang kurangdari gue namun dia tetap
semangattt tetap berusaha dan di sana juga membukakan pintu gue bahwa semua itu
tidak seperti dongeng atau drama.. dan semua orang punya cara dan keberhasilan
yang berbeda2.. jangan membandingkan dirimu dengan orang lain tetapi bandingkan
dirimu dengan dirimu yang dahulu itu yang akan buat kamu bahagia itu lah yang
gue dapatkan.
Jalan manusia berbeda2 tergantung
cara lu menyikapinya seperti apa dan rezeki tidak akan kemana semua sudah
diatur, itulah yang selalu gue pegang teguh.. semua akan indah pada
waktunyaaa.. dan gue selalu berdoa agar prinsip ini it’s true dan tidak akan
retak.. I believe so hopefully
Komentar
Posting Komentar