Cerita akhir sebagai mahasiswa tingkat akhir part 4
Hari-hari berlalu gue kira semuanya bakal mulus tetapi malah sama saja dan semakin harus buat gue sabar lagi
Sepulangnya gue sidang tanpa berpikir apapun gue langsung ke Stadion Pakansari yang ada di Cibinong untuk mempersiapkan semuanya. Sebenarnya gue merasa bersalah karena sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan hari H eh gue malah sidang hehhe jadi untuk meminimalisir perasaan gue, setelah gue sidang gue langsung ke tempat acara.. hujan lebat dingin atau gue yg lelah dan kurang tidur gue pendem karena ini kewajiban. Hari berlalu alhamdulillah sesuai dengan rencana.. Terima kasih kepada semua panitia yg telah menyukseskan acara FBBN 2019.. bangga sama kalian yang rela tidur di lantai begadang sembari jaga tenda dan perkelngkapan lainnya tetapi tetap semangattt tanpa menyerah ataupun keluh kesah yang berlebihan.
Gue kira penghujung hari acara itu sudah selesai, gue merencanakan untuk refreshing berlibur ke Bandung. Saat gue prepare mau ke Bandung tiba-tiba handphone gue berdering dan waaaawww sudah diminta laporan keuangan hehehheee. speechless sebenarnya and shocked.. gue mau refreshing dulu ke Bandung dan yaaa gue harus batalkan plan gue ke Bandung eventually. Seminggue setelah acara sama dengan seminggu setalah gue sidang. Dalam waktu seminggu itu gue hanya fokus untuk mengumpulkan semua kwitansi dan menyikronkan dan jeng jeng gue diminta revisian gue dikumpulkan setelah sidang waw mantab.. dan jadilah gue mengerjakan laporan keuangan sekaligus revisian. Tidak mudah untuk membagi waktu karena semuanya membutuhkan kefokusan yang tinggi. Laporan keuangan hilang sedikit saja atau salah penulisan angka nol dibelakang saja sudah sangat berpengaruh dan revisi skripsi salah ketik akan jadi typo dan gue makin harus kena revisi lagi.
Ketika itu gue bagi waktu pagi-siang untuk mengerjakan skripsi sembari menempelkan kwitansi satu per satu. Siang-sore gue harus menunggu dosen sekaligus membaca kembali takut ada salah pengetikkan dan setelahnya alias sore- tengah malam gua mengerjakan laporan keuangan satu per satu dengan datangnya uang sponsor yang cair. Waaaaawww kira-kira gue cuma punya waktu tidur 4 jam per hari. Sebenarnya maish ada jam kosong tetapi gue isi dengan perbaiki skripsi atau balance keuangan. Gue adalah orang yang gak suka menunda pekerjaan karena gue adalah orang yang penasaran dan kalo belum kelar gue harus kelarin gitu terlebih gue adalah orang yang pelupa juga daripada ntar gue lupa sudah sampe mana dan nanti mau ngerjain apa kalo ditunda jadiii lebih baik gue selesaikan hari itu juga..
Tahun baru yeay sudah berganti tahun 2020. Awal tahun gue cuma berharap ayo dong kelar.. gue mau lulus, mau wisuda, mau kerja mau dapat uang hehehehee. Bulan Januari juga bertepatan masuk ke semester 10 ih waw dengan deadline alhasil gue harus bayar UKT. Ketika itu gue cuma berdoa agar gue lulus dapat skl supaya tidak bayar UKT lagi huhuhu. Dan lu tahu, alhamdulillah jalan gue menuju tanda tangan pengesahan skripsi gue akhirnya disetujui setelah kemaren gue ngurus keringanan bayar UKT dan lain-lain. Gue amat bersyukur akhirnya ada pencerahan, semua berjalan dengan mulus serasa dipermudah oleh Allah mulai dari tandatangan, perbanyakan heheh yg tadinya gue bingung perbanyakan uang dari mana ya.. mahal gak yaaaa? pada akhirnya gaji gue jadi asprak turun dan uangnya gue pakai untuk perbanyakan dan surat2 lainnya. Gue sangat bersyukur alhamdulillah Allah memberika jalan yang mudah unutk gue supaya gue lulus, Allah mengabulkan permohonan gue untuk lulus walaupun gue gak lulus di tahun 2019 seperti teman lainnya.. Tahun 2020 gue lulus, tahun 2015 gue masuk kuliah, mungkin orang lain akan berpikir wah "kamu kuliah 5 tahun?" hmmm sebenarnya gue lulus 4,5 guys karena masuk IPB di bulan September 2015. Hanya sajaaa jika melihat angka tahunnya yaa kelihatan seperti 5 tahun :(.. tetapi gapapa gue bangga sama diri gue karena akhirnya bisa menyelesaikan ini semua dengan jerih payahh gue dari awal masuk IPB saat tahun pertama di IPB di jurusan dan detik-detik mau lulus..
Tanggal 15 Januari adalah tanggal gue lulus dari IPB diterbitkan dengan SKL (Surat Keterangan Lulus). Tidak ada kata yang dapat menggambarkan perasaaan gue kala itu, gue cuma bisa alhamdulillah dan terima kasih kepada diri ini. Pada tahun yang sama juga gue wisuda tepatnya tanggal 11 Maret 2020..
Kalian pasti mengetahui tahun 2020 adalah tahun pandemi COVID yaaaa kira-kira seminggu setelah gue wisuda diumumkan gawat darurat COVID dan semua aktivitas dikurangi. Alhasil semua kena dampak akibat COVID ini bahkan saat gue menulis tulisan ini di tahun 2021 COVID itu masih ada di Indonesia bahkan di seluruh dunia.. Gue merencanakan setelah lulus gue mau kerja dapat kerjaan terus nanti gue mau apa ini itu.. Semuanya jadi buyar sampe gue menulis tulisan ini di bulan Februari status gue masih sama yakni jobseeker.. sedih bangettt saat gue dapat email tidak lulus atau tidak lolos ke tahapan selanjutnya dan banyak tanpa balasan email sama sekali.. sanagat menyedihkan rencana indah gue harus gue mundurin. Sesi selanjutnya gue bakal bahas pengalaman gue tes di beberapa perusahaan semoga bisa memberikan gambaran dan bisa menjadi introspeksi gue untuk mengerjakan tes yang sama nantinya. Gue juga memiminta, memohon dan berharap agar Allah mendekatkan aku dengan pekerjaan yang layak dan bermanfaat buat gue di umur gue yang sudah 24 tahun ini karena jujur saja mencari kerja untuk fresh graduate di umur 24 agak susah biasanya perusahaan akan meminimkan umur 23 😭. Jadi gue mohon kepada kalian untuk doakan gue segera diberikan pekerjaan yang layak dan baik aamiin.
Dibawah ini gue bakal share foto gue wisuda bareng teman-teman gue heheheee..Untuk kamu tetap semangat yaaa! caiyo



Komentar
Posting Komentar